Cara Memulai Bisnis dari Nol

Modal minim, pengalaman minim. Gimana cara mulainya?

Bisnis memang membutuhkan modal dan jam terbang yang tinggi. Namun, dua hal tersebut bukanlah syarat untuk memulai bisnis.

Wirausaha merupakan kemandirian untuk menciptakan peluang bisnis dengan sumber daya yang ada. Justru dengan keterbatasan modal dan pengalaman, dengan segala risiko, para entrepreneur sukses mengubah kondisi “seadanya” menjadi berdaya.

Mari kita cermati 4 langkah memulai bisnis dari nol:

    • Ngayal aja Dulu! Walaupun kalimat “ngayal aja dulu!” kerap jadi ejekan, bisa jadi memang perlu. Biarkan kreativitas kita mengarahkan ide bisnis kita di awal. Jangan sampai kita keburu terbentur stereotip yang berkeliaran di masyarakat. Martabak yang sempat dikomentari “kampungan” saja bisa menuai omzet setidaknya Rp 2 miliar/tahun di tangan kreatif Gibran Rakabuming. Ide liar memang pangkal bisnis sukses.
    • Hitung-hitungan – Sekarang mimpi besar bisnis kita sudah ada, tinggal menentukan langkah untuk mewujudkannya. Untuk itu kita perlu mengenali posisi kita saat ini. Bagaimana kedaan finansial, SDM dan materi kita sekarang? Tentukan juga sistem pelayanan yang paling bisa kita handle, menyetok atau dropship, dsbg. Jangan lupa timbang-timbang risiko, serta cara untuk mengatasinya. Cari info dan minta pendapat juga dari yang berpengalaman bisnis.
    • Kerjakan – Mari mulai! Tentukan hal-hal seperti bahan dasar, harga jual, packaging dan marketing. Perhatikan mitra-mitra yang akan menentukan operasional bisnis kita seperti supplier/reseller atau pihak logistik. Kalau semua sudah dirasa siap, barulah kita mendekati calon kustomer. Mereka bisa dari lingkungan terdekat kita. Selalu catat ditel transaksi, stok, utang dan piutang ya.
    • Tekuni – Selamat! Di tahap ini kita sudah menjadi pelaku usaha. Ambil beberapa transaksi pertama sebagai sampling. Produk mana yang lebih laku? Bagaimana hubungan dengan supplier/reseller? Apakah harga yang kita lempar cocok? Yang paling penting: perhatikan feedback dari kustomer.

Seiring berjalannya waktu, kita akan menemukan banyak ide dan orang yang menginspirasi bisnis kita. Semakin banyak jam terbang, semakin cepat juga kita menemukan gaya bisnis sendiri.

Manfaatkan aplikasi gratis untuk pencatatan inventori dan koneksi supplier/reseller, atau training UMKM dari Konektifa untuk memulai usaha.

Yuk, kita mulai!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *